Kewajiban Untuk melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi

Sehubungan dengan berakhirnya tahun pajak yaitu tanggal 31 Desember, maka diwajibkan kepada wajib pajak orang pribadi (karyawan ataupun yang mempunyai pekerjaan bebas) yang telah memiliki NPWP untuk melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi.

Sesuai dengan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER‐161/PJ/2007 tanggal 14 November 2007, ada 3 jenis SPT Tahunan yaitu:
‐ SPT Formulir 1770 ‐ Penghasilan lebih dari 1 pemberi kerja
‐ SPT Formulir 1770 S ‐ Penghasilan > 30 Juta
‐ SPT Formulir 1770 SS ‐ Penghasilan < 30 Juta

Terbitnya peraturan ini terkait dengan proses ekstensifikasi terhadap Wajib Pajak yang berstatus karyawan berdasarkan PER‐16/PJ/2007.
Formulir 1770 S (sederhana) yg sebelumnya digunakan dirasakan tidak cukup sederhana bagi kebanyakan orang sehingga dibuatlah formulir SPT paling sederhana ini (1770 SS).

Dilihat dari namanya, SPT Formulir 1770 SS ini memang benar‐benar sangat sederhana sehingga hampir semua orang yang awam tentang pajak bisa mengisinya. SPT ini ditujukan kepada Wajib Pajak Orang Pribadi yang penghasilannya hanya dari satu pemberi kerja dengan penghasilan bruto tidak lebih dari Rp30 juta setahun dan tidak memiliki penghasilan lain kecuali penghasilan dari bunga bank atau bunga koperasi.

Lalu apa bedanya dengan SPT 1770 S? Kalau dilihat dari fungsinya kayaknya tidak jauh berbeda yaitu untuk melaporkan penghasilan WP Orang Pribadi yang penghasilannya hanya dari satu pemberi kerja.

Bedanya terletak dari penghasilan brutonya:
‐ Formulir 1770 SS ditujukan bagi yang berpenghasilan bruto tidak lebih dari Rp30 juta,
‐ Formulir 1770 S ditujukan bagi yang berpenghasilan di atas Rp30 juta setahun.

Apa yang mesti diketahui apabila kita sebagai wajib pajak orang pribadi yang sudah memiliki NPWP?
‐ Kewajiban untuk melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi setiap tahunannya, hal ini bukan merupakan kewajiban perusahaan tapi kewajiban masing masing pribadi wajib pajak.
‐ Setiap tahunnya Kantor Pelayanan Pajak dimana kita terdaftar akan mengirim Formulir pelaporan SPT Tahunan ke masing masing wajib pajak yg sudah terdaftar, umumnya di alamat sesuai dengan KTP karyawan.

Pastikan anda sudah menerimanya dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP), jika belum kewajiban melaporkan tetap dilaksanakan. Bisa meminta di print formulir tersebut pada bagian Pajak di perusahaan anda berada.

Orang bijak taat pajak.

By Arthur Mario